Penyakit Dercum, juga dikenal sebagai Adiposis Dolorosa, adalah gangguan langka yang ditandai dengan pertumbuhan lemak abnormal yang menyakitkan di bawah kulit (lipoma) dan berbagai gejala sistemik lainnya seperti kelelahan, kelemahan, dan perubahan suasana hati. Etiologi penyakit ini belum sepenuhnya dipahami, yang membuat pendekatan pengobatan menjadi kompleks. Pengobatan terkini terutama ditujukan untuk pengelolaan gejala dan peningkatan kualitas hidup pasien. Berikut ini adalah tinjauan terkini mengenai pengobatan untuk penyakit Dercum.

Bagian 1: Manajemen Gejala Nyeri

  1. Analgesik:
    • Obat-obatan seperti acetaminophen (paracetamol) dan NSAID sering digunakan untuk mengelola rasa sakit.
  2. Terapi Opioid:
    • Dalam kasus nyeri yang parah, opioid dapat diresepkan, tetapi dengan pengawasan ketat karena risiko ketergantungan dan efek samping.
  3. Terapi Adjuvant:
    • Antidepresan, antikonvulsan, dan obat-obatan lain yang biasanya digunakan untuk pengelolaan nyeri neuropatik dapat bermanfaat.

Bagian 2: Intervensi Bedah

  1. Eksisi Lipoma:
    • Pengangkatan lipoma dapat membantu meringankan rasa sakit, namun prosedur ini memiliki risiko dan tidak selalu mencegah lipoma tumbuh kembali.

Bagian 3: Terapi Non-Farmakologis

  1. Terapi Fisik:
    • Latihan lembut dan terapi air dapat membantu pasien mempertahankan mobilitas dan mengurangi rasa sakit.
  2. Terapi Komplementer:
    • Akupunktur dan terapi pijat mungkin memberikan beberapa pasien kelegaan dari nyeri.
  3. Penyesuaian Gaya Hidup:
    • Manajemen berat badan dan diet seimbang mungkin bermanfaat, meskipun penurunan berat badan sering sulit bagi pasien Dercum.

Bagian 4: Penelitian dan Terapi Eksperimental

  1. Liposuction:
    • Liposuction telah dilaporkan untuk memberikan kelegaan jangka panjang dari rasa sakit bagi beberapa pasien, namun perlu lebih banyak penelitian untuk memvalidasi efektivitasnya secara luas.
  2. Pengobatan dengan Lidokain Infus:
    • Infus lidokain telah digunakan secara eksperimental dan mungkin memberi efek analgesik pada beberapa pasien.
  3. Penggunaan Methotrexate dan Infliximab:
    • Ada laporan kasus yang menunjukkan bahwa kombinasi methotrexate dan infliximab dapat mengurangi rasa sakit dan jumlah lipoma.

Kesimpulan:
Pengobatan untuk penyakit Dercum terus berkembang dan tetap sangat individualisasi, dengan fokus pada pengurangan rasa sakit dan peningkatan fungsi dan kualitas hidup. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami mekanisme penyakit dan mengembangkan pendekatan pengobatan yang lebih efektif dan ditargetkan. Pasien dengan penyakit Dercum mungkin mendapat manfaat dari pendekatan pengobatan multidisiplin yang melibatkan spesialis nyeri, ahli bedah, ahli endokrinologi, dan terapis fisik. Dukungan psikososial juga penting mengingat beban emosional yang dapat ditimbulkan oleh penyakit kronis dan nyeri yang berkelanjutan.