NIGHTGLOW – Lautan menyimpan segudang keajaiban, salah satunya adalah keberadaan makhluk-makhluk unik yang menyerupai perhiasan dalam fantasi paling liar kita. Di antara makhluk-makhluk tersebut terdapat Sotong Pohon Natal atau yang dikenal dengan nama ilmiahnya ‘Spirula spirula’. Sotong kecil ini merupakan salah satu spesies yang paling mempesona dan misterius yang menghuni kedalaman lautan.

Klasifikasi dan Habitat

Spirula spirula tergolong dalam kelas Cephalopoda, yang juga termasuk dalam keluarga besar sotong, cumi, dan gurita. Meskipun namanya mengandung kata ‘sotong’, Spirula sebenarnya lebih dekat kaitannya dengan cumi-cumi. Habitat aslinya terletak di lautan tropis dan subtropis, dari kedalaman sekitar 200 hingga 1000 meter di bawah permukaan laut, menjadikannya spesies pelagis yang jarang terlihat oleh manusia.

Morfologi yang Menarik

Sotong Pohon Natal memiliki ciri khas yang sangat unik, yaitu cangkang berbentuk spiral yang berfungsi sebagai ruang udara, membantu mereka untuk mengontrol kemampuan apung mereka dalam air. Cangkang ini, yang terbuat dari aragonite, sering kali ditemukan terapung di pantai setelah terlepas dari sotong yang telah mati. Bentuknya yang menarik dan mirip dengan ornamen pohon Natal adalah asal usul dari nama umum mereka.

Tingkah Laku dan Reproduksi

Sotong ini hidup secara soliter dan hanya berinteraksi dengan sesama spesiesnya pada saat reproduksi. Reproduksi Spirula spirula berlangsung dengan pelepasan telur-telur ke dalam kantong gelatin yang kemudian mengapung hingga menetas. Anak sotong yang baru menetas sudah dilengkapi dengan cangkang internal yang akan terus berkembang seiring pertumbuhan mereka.

Peranan dalam Ekosistem Laut

Meskipun kecil dan jarang dilihat, Spirula spirula memainkan peran penting dalam rantai makanan laut. Mereka merupakan mangsa bagi berbagai predator lebih besar seperti ikan-ikan besar dan beberapa spesies paus. Sotong ini juga berkontribusi pada siklus karbon di laut melalui cangkangnya yang kaya akan karbonat.

Konservasi dan Penelitian

Spirula spirula belum tergolong sebagai spesies yang terancam punah, namun penelitian lebih lanjut tentang mereka relatif terbatas karena kesulitan mengakses habitat alaminya. Perubahan iklim dan pencemaran laut dapat mempengaruhi populasi mereka, sehingga pemantauan dan konservasi menjadi penting untuk memastikan keberlangsungan spesies ini.

Kesimpulan

Sotong Pohon Natal adalah pengingat akan kekayaan dan keragaman kehidupan di lautan yang masih banyak tersembunyi. Kehadiran mereka menambah daftar panjang makhluk laut yang unik dan menarik, dan memberikan inspirasi bagi kita untuk terus menjaga dan menghargai keajaiban yang tersimpan dalam kedalaman laut. Meskipun kecil dan sering terabaikan, Spirula spirula adalah bagian tak terpisahkan dari ekosistem laut yang kompleks dan indah.