Delapan Tim Puncaki Fase Grup: Siapa Saja yang Sudah Mengamankan Tiket ke 16 Besar Euro 2024?

nightglow.info – Delapan tim telah berhasil mengamankan tempat mereka di babak 16 besar Euro 2024, dengan tiga dari mereka mendapatkan tiket mereka lebih cepat karena hasil dramatis di pertandingan antara Kroasia dan Italia.

Jerman adalah negara pertama yang lolos ke 16 besar, setelah mendapatkan dua kemenangan awal di Grup A. Timnas Jerman, atau Die Mannschaft, mengklaim posisi puncak grup setelah hasil imbang 1-1 melawan Swiss, yang harus puas dengan posisi runner-up.

Di Grup B, Spanyol telah menunjukkan performa yang luar biasa dengan tiga kemenangan dari tiga pertandingan, menjadikannya satu-satunya tim yang mencatatkan hasil sempurna di fase grup. Italia mengikuti sebagai runner-up grup, berkat hasil seri 1-1 mereka dengan Kroasia di Leipzig.

Pertandingan tersebut juga berdampak pada tim-tim di grup lain, seperti Inggris di Grup C serta Prancis dan Belanda di Grup D, yang semuanya telah mengamankan minimal empat poin dari dua pertandingan, dengan satu kemenangan dan satu hasil seri.

Dengan hasil-hasil ini, mereka dipastikan akan lolos, paling tidak, sebagai salah satu dari tiga tim peringkat terbaik ketiga. Ini karena mereka telah mengumpulkan lebih banyak poin dibandingkan Hungaria (3 poin) dan Kroasia (2 poin), yang masih berusaha lolos dengan cara yang sama dan menunggu hasil dari grup lain.

Portugal juga telah lolos, setelah memastikan posisi teratas di Grup F dengan kemenangan atas Republik Ceko dan Turki dalam dua pertandingan pembuka mereka.

Pelatih Kroasia Zlatko Dalic Mengkritik Keputusan Wasit dalam Pertandingan Euro 2024 Melawan Italia

nightglow.info – Pelatih Tim Nasional Kroasia, Zlatko Dalic, menyuarakan kekecewaannya mengenai durasi waktu tambahan yang diberikan dalam pertandingan terakhir Kroasia melawan Italia di Grup B Euro 2024. Dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 1-1 pada dini hari WIB, Selasa (25/6), gol telat dari pemain pengganti Italia, Mattia Zaccagni di menit ke-90+8 menyebabkan Kroasia gagal mengamankan kualifikasi otomatis ke babak 16 besar.

Kroasia sempat unggul dengan skor 1-0 berkat gol yang dicetak oleh Luka Modric pada menit ke-56. Namun, gol akhir dari Italia mengubah hasil akhir yang mengecewakan bagi tim yang dikenal dengan julukan Vatreni.

“Saya tidak yakin mengapa ada tambahan delapan menit di akhir pertandingan, tetapi seperti yang Anda ketahui, dengan FIFA dan UEFA, sebagai negara kecil, seringkali kami tidak mendapat perhatian yang cukup,” ujar Dalic dalam wawancara yang dilaporkan oleh France24.

Dalic mengkritik keras durasi waktu tambahan yang diberikan, menyebutnya sebagai “omong kosong” dan menyatakan bahwa situasi serupa biasanya menguntungkan negara-negara besar. Meskipun mendapat hukuman penalti, Dalic menolak untuk memperdebatkan keputusan tersebut, tetapi menekankan bahwa Kroasia layak mendapatkan lebih banyak penghormatan.

Kroasia saat ini berada di posisi ketiga dalam Grup B dan harus menunggu hasil dari grup lain untuk menentukan apakah mereka bisa lolos sebagai salah satu dari tiga tim peringkat terbaik yang finis di posisi ketiga.

Sementara itu, Spanyol berhasil lolos sebagai juara Grup B setelah mengalahkan Albania 1-0, dan Italia mengamankan posisi sebagai runner-up grup. Sebelumnya, Kroasia telah berhasil melaju ke fase gugur di empat turnamen Euro berturut-turut.

“Ini sangat menyakitkan. Itu masih terasa sakit dan akan terus terasa selama beberapa hari dan bulan mendatang,” lanjut Dalic, yang sebelumnya telah membawa Kroasia ke final Piala Dunia 2018 dan final Nations League tahun lalu.

Meskipun kecewa, Dalic mengakui bahwa tidak semua hari akan berjalan sesuai keinginan. “Ada hari-hari tertentu yang menjadi hari Anda dan hari-hari lainnya tidak. Itulah sepak bola,” katanya.

Dia menekankan pentingnya tetap bersatu dalam kekalahan dengan sikap rendah hati, sambil tetap menjaga martabat. “Kami telah merayakan banyak kemenangan bersama selama bertahun-tahun dan sekarang kami harus tetap bersatu dalam kekalahan,” tutup Dalic.